Panghegar

I
Bunga yang masih kuncup juga mampu merasakan tetes hujan
Andaikan kelopak menutup, ia akan merasakan percikannya di dahan
Lalu saat hujan berhenti, ia akan mekar keesokan harinya
Sebab hujan berganti jadi matahari yang membangunkan semesta dari tidur nyenyak

II
Bunga yang sudah mekar pun selalu mendamba hujan
Ia selalu ingat saat masih kuncup dan percikan hujan yang pertama kali ia rasakan
Hujan yang kemudian mengalir ke seluruh bagian tanaman
Hujan yang menjadikannya bunga yang indah

Published by Rie Yanti

I am a writer at Warung Fiksi. Please visit this page to know me more. Don't forget to circle me at Google+.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.