Nol

Nol lahir tanpa ujung dan sudut. Tidak ada awal dan sulit menentukan di mana ia berakhir. Nol tidak menghadirkan perhentian maupun persinggahan. Nol adalah siklus, repetisi. Mungkin karena sifat repetitifnya itu, tidak ada lagi nilai yang bisa kita lihat. Pengulangan mengundang kejenuhan. Dan kejenuhan adalah pangkal ketidakpedulian. Nol adalah suaka. Ia membatasi apa yang di luar dan di dalam. Namun […]

Melihat dengan Hati

Iseng-iseng saya buka blog lama saya, Cerita Rie. Blog yang pertama kali saya buat secara gratisan. Blog yang semula tidak ubahnya mainan baru yang saya mainin setiap hari. Bikin aneka macam postingan, mulai dari tulisan serius, cerita lucu(-lucuan), puisi yang sok puitis, juga foto nggak penting. Tidak ketinggalan gonta-ganti template. Atau blogwalking dan punya teman baru. Mendadak saya seperti punya […]

Memulai dari Diri Sendiri

Saya pernah bilang kalau kita harus bijak menggunakan plastik demi mengurangi sampah plastik yang kian hari kian menumpuk. Masalahnya, bisakah kita menerapkan prinsip tersebut bahkan sampai membuat perubahan di lingkungan sekitar kita? Atau jika kita setuju bahwa hidup minimalis sangat menguntungkan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Bisakah kita mengajak semua orang untuk hidup minimalis, untuk menggunakan berbagai benda […]

Bijak Menggunakan Plastik

Kita semua tahu, sampah plastik bisa mencemari lingkungan. Terutama laut. Ada statistik, 63 persen sampah di lautan Indonesia merupakan sampah plastik sekali pakai. Limbah ini bisa merusak ekosistem laut, termasuk ikan. Kebayang, kan, apa jadinya kalau kita makan ikan, sementara ikannya sendiri makan plastik?

Minimalis Luar Dalam

Melalui Goodbye, Things, Fumio Sasaki berhasil menghasut saya untuk menjadi minimalis. Saya akui, saya masih kepengin berbelanja baju dan perlengkapan rumah tangga. Sudah begitu, saya ini gampang bosan dengan barang-barang yang saya punya. Ingin segera membeli yang baru, tapi berhubung banyak kebutuhan lain yang harus diprioritaskan, juga karena saya harus mengefisiensi tempat karena harus berbagi ruang dengan sesama penghuni rumah […]