Silent as The Mountain

So many nights
I think about what everybody thinks
I never think about.
I always have a million words
But I never say them to the people,
Because of what they’re gonna think
About it.

So I talk to my garden.
I tell the leaves what I think of.
I show the sky how I feel,
Because I believe in them.

My garden will bury my sentences
In the ground.
Leaves will never overthink what I say,
And the sky will answer
With sunshine or rain.

I’m never afraid of nature.
It has mouth,
It has words
So much more than I do,
But it knows how to speak better.

Sometimes,
By the falling of the snow,
Sometimes,
By the singing of the birds,
And sometimes,
By coloring the plants with flowers,

Or,
Sometimes,
Just staying silent
As the mountain.

Starlight

Be grateful when you see the starlight
It takes many years to reach the earth
Traversing layer after layer of sky
And when it reaches your eyes safely,
the star itself has grown old

Sometimes, what you wish for doesn’t come immediately
But somewhere out there, beyond our sight,
something shines brightly
seeping into our hearts and minds.

Somehow, everything never comes for free
You must pay with patience
While waiting, just sleep through the night
and keep your dreams alive in reality

Someday, our innocent eyes,
covered with dust and mist,
will find their light
among the clouds or rain

When I’m Sad

When I’m sad,
I ask myself,
Am I really sad?
Or is it just my mind that drives me into sadness?
Because the sky still stands when the sun leaves it
Night is only a color of darkness that without it
The moon won’t be seen

So, when I’m sad,
I go to my garden
Looking for small things to observe
There are many wonderful living things I’ve never known before
Or,
I have seen
But,
I forgot how they live through many years full of emotions
And how they keep existing though they grow into new generations

The old things may have passed away
But they come again into a new thing

So, what do I mean by sadness?
Am I really sad?
Or,
Is it just my mind that drives me away from happiness?

Jarak

Aku selalu takut kehilangan
Aku selalu menggenggam erat-erat semua milikku, memeluknya saat tidur, membawanya ke mana-mana
Seolah tak ada hari esok
Seakan tak ada yang bisa menggantikan mereka

Sementara ayah-ibuku sendiri membiarkanku bermain di luar
Kakiku pernah dipatuk ayam gara-gara aku sangat menyayangi anak-anaknya
Matahari membakar wajahku hingga kecokelatan hanya karena aku keasyikkan berjemur di bawahnya, bukti bahwa aku sangat menyukai hari yang cerah

Sampai pada suatu masa, aku menyukai hujan
Kutampung rinainya dalam cawan dan kuletakkan di meja di kamarku
Aku hanya berpikir, jika aku mencintainya, aku harus menyimpannya baik-baik

Namun hujan punya takdirnya sendiri: mengalir
Cawan itu bocor; aku tak lagi punya hujan

Akhirnya aku mengerti, tak semua hal bisa aku simpan dan aku miliki
Ada kalanya aku harus merelakannya pergi atau dimiliki orang lain
Bukan karena aku tak sayang
Tetapi karena aku mencintainya dengan sangat
Karena aku tak mau kehilangannya
Berdekatan kerap membuatku lupa diri
Mentang-mentang tak ada jarak, maka aku bisa berbuat semauku
Termasuk membencinya
Atau terlalu mencintainya

Lain halnya jika aku membebaskannya
Ia akan berterima kasih padaku karena tak mengekangnya
Seperti pupa yang membiarkan kupu-kupu terbang
Padahal ia telah menjadi rumahnya selama berhari-hari

Jarak mengajariku rindu dan simpati
Itulah kenapa aku tak pernah mempermasalahkan wangi melati yang lepas ke udara
Atau kucing liar yang singgah di kebunku dan akhirnya pergi ke jalanan

Apa yang sudah kulepaskan, mungkin tak akan kembali
Semua ada waktunya
Untuk datang dan pergi
Untuk kumiliki dan kulepas
Ada waktunya bagiku
Untuk merasakan kebersamaan dan kehampaan
Untuk menyadari keabadian dan kefanaan

Senja

Bukannya tak bisa bicara
Tetapi ia memilih menyimpan kata-kata
Ketika tahu ia tak bisa memiliki jingga selamanya

Dan ia memutuskan untuk menahan rindu
Bukan tak ingin mengentas sendu
Tetapi agar ada alasan untuk kembali menemui rona itu