-
Archives
- November 2026
- October 2026
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- July 2023
- October 2021
- June 2021
- March 2021
- February 2021
- August 2020
- July 2020
- March 2020
- October 2019
- February 2019
- February 2018
- October 2016
- August 2016
- January 2016
- October 2015
- August 2015
- July 2015
- December 2014
- October 2014
- July 2014
- March 2014
- September 2013
- July 2013
- January 2013
- November 2012
- September 2012
- August 2012
- July 2012
- June 2012
- March 2012
- January 2012
- December 2011
- November 2011
- October 2011
- September 2011
- August 2011
- July 2011
- May 2011
- April 2011
-
Meta
Monthly Archives: February 2025
Malamku tanpa Tidur
Hening mengantar detak jam pada telingaku Lampu sudah lelap mengalirkan terang pada khayalku Di luar sana, pitaya menyerahkan mahkotanya pada ngengat Percintaan diam-diam di bawah kesaksian bulan Di ujung malam rahasia terkuak bersama gelap yang luntur perlahan Mungkin seperti inilah … Continue reading
Posted in poem
Leave a comment
Ujan Pecah di Halaman Rumah
Dear diary, Ujan pecah di pekarangan. Huruf-hurufnya berserakan, berbaur sama daun-daun kering dan aku lagi males nyapu. Mau ngebiarin rumahku berantakan, tapi aku nginjek pecahan ujan itu. Kakiku luka soalnya ujannya terluka. Darah merembes, bikin garis-garis telapak kakiku keliatan jelas. … Continue reading
Posted in diary
Leave a comment
Pengingat
Apapun yang terjadi, bertahanlah. Sekeras apapun hidup ini, tetaplah berdiri. Bukan agar kamu ditimpa lebih banyak ujian. Tetapi mungkin, di luar sana, ada seseorang yang menginginkanmu tetap hidup. Ada seseorang yang diam-diam ingin menjumpaimu, tapi tak ada kendaraan yang dapat … Continue reading
Posted in thoughts
Leave a comment
Bahasa Tersirat
Kadang angin enggan bertiup Ia memilih bersembunyi di balik rimbun daun Menitipkan desir dalam tiap uratnya Semakin tak ketahuan saja hadirnya Tetapi ia tak pernah meninggalkan semesta Begitu juga aku Tak mesti kujulurkan kepalaku dari jendela Hanya untuk menjumpai awan … Continue reading
Posted in poem
Leave a comment
Pagar Laut untuk Tuan
Agaknya, darah nenek moyang tak mengalir dalam diri Tuan Tuan tak berniat jadi pelaut dan mengarungi luas samudra Tuan takut menerjang ombak dan enggan menempuh badai Tuan tak paham nikmatnya berlayar Angin bertiup, Tuan meringkuk Ombak berdebur, Tuan mendengkur Tuan … Continue reading
Posted in poem
Leave a comment