Monthly Archives: June 2024

Kedalaman Malam

Semalam, bintang jatuh membawaku pada kedalaman malamMelewati setiap lapis kegelapanSemakin mendekat ke dasar, semakin aku melesakSeperti sebelumnya tak pernah aku tidur nyenyak Gerhana mengambil semua terang yang kupunyaHayatku hampa, tapi ragaku masih adaKuhirup kekosongan, benar-benar hanya udara yang mengisi paru-parukuBahkan … Continue reading →

Posted in poem | Leave a comment

Ilalang

Di balik amukku pada ilalang, Yang membuat tanganku hendak mencabut akarnya, Terbersit pertanyaan, Siapa yang sesungguhnya mengusik? Aku tak pernah menginjak tanah kelahirannya Dan ia tak pernah berjalan menghampiriku Adalah belalang yang mencabik-cabik daunnya Yang lantas melompat ke tangan dan … Continue reading →

Posted in poem | Leave a comment

Gelap

Tidurlah, AnakkuDalam kegelapan kamarTak usah takut pada suara-suara di luarJangkrik sedang merayu bulanYang tak mau berpisah dari malamGerimis sekadar mengingatkanBahwa langit mencintai tanah Gelap tak berarti berakhirKoin dalam celenganmuPunya dua sisi yang berbedaGelap adalah salah satu sisiTerang adalah sisi satunyaDua … Continue reading →

Posted in poem | Leave a comment

Sungai Berbusa

Sungai berbusa Ikan-ikan mati Begitulah kalau banyak bicara Kata-kata tak lagi berarti

Posted in poem | Leave a comment

Puisi dari Kebunmu

Seringkali, puisiku seperti awan di atas kebunmu Melayang, tak dapat kau raba Berlalu, tak dikejar Lenyap, tak dicari Tapi dalam kefanaannya, Awan adalah kanopi Meneduhi kebunmu Apalagi kalau ia sampai menurunkan hujan Kamboja, melati, kemangi, pucuk merah Mereka semua bersorak … Continue reading →

Posted in poem | Leave a comment