Monthly Archives: June 2025

luka

mawar merekah merah meneteskan darah tertusuk durinya sendiri

Posted in poem | Leave a comment

purnama

perlahan, ia menjauh dari matahari setelah semalam jadi primadona berkilau, menantang gelap di balik rimbun pohon, ia mengintip jika sudah tampak kening sang surya, ia harus mengambil sejumput awan untuk menyeka wajahnya hingga pucat lalu menyaru dalam biru nanti, begitu … Continue reading →

Posted in poem | Leave a comment