Category Archives: diary
Ketika Rasa dan Aroma Jalan Sendiri-sendiri
Gara-gara kompor nggak bisa nyala, terpaksa aku masak pake rice cooker. Masaknya dengan cara direbus atau dikukus. Nggak bisalah goreng-goreng atau tumis. Mau gimana lagi? Ini juga udah beruntung ada rice cooker multifungsi, hadiah pernikahan dari teman mertua saya. Suatu … Continue reading
Kepik Oren dan Kepik Merah Jambu
Cerita tentang kepik oren yang tinggal di salah satu pot taneman bayem brazil ternyata masih berlanjut. Pagi ini waktu mau siram-siram taneman, aku tengok keluarga kepik oren itu. Ada kepik baru. Warna sayap luarnya lain dari yang kemarin. Bukan oren … Continue reading
Keluarga Kepik Oren
Beberapa hari yang lalu, sore-sore, cuacanya bagus banget. Aku dan Akira ke kebun buat siram-siram taneman. Sekalian mangkas satu pot bayem Brazil yang nggak tumbuh sehat. Daunnya ijo kekuningan dan kecil-kecil. Kalo waktunya cukup, sih, mau sekalian diganti sama bibit … Continue reading
Robohnya Kemangi Kami (2)
Masih ingat taneman kemangi kami yang roboh? Kemarin, kemangi itu mati. Waktu dia ambruk itu, akarnya juga sebetulnya tercabut. Kupikir, kalo batangnya kutegakin lagi terus kusangga pake batu, masalah selesai. Kemangi itu bakal idup lagi kayak sediakala. Ternyata nggak! Daun-daunnya … Continue reading
Robohnya Kemangi Kami
Selama tiga hari berturut-turut, cuacanya nggak enak banget. Subuh-subuh udah ujan. Setelah reda, langit masih aja mendung. Lanjut ujan lagi. Mendung, ujan, mendung, ujan. Kayak gitu dari pagi sampe malem. Sebenernya, ada enaknya juga, sih. Mendung dan ujan pas puasa … Continue reading

