Category Archives: diary

Lebaran 2024

Bulan Ramadan taun ini, diawali dan diakhiri dengan mendung kelabu yang bikin kalumaaan banget. Awal puasa, cuacanya dingin. Bagusnya, nggak bikin haus dan gerah. Tapi, bikin tambah mager. Butuh usaha keras buat maksain ngerjain ini-itu. Pertengahan Ramadan, cuacanya variatif. Kadang … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment

Waktu Ujan Turun Ragu-ragu

Pada suatu hari, ujan turun ragu-ragu. Tanah jadi tetep kering karena nggak sempet nyerep lembap. Udara juga tetep panas. Ujan hari itu nggak ngasih dampak apa-apa terhadap semesta selain tanda tanya. Bunga-bunga juga kayaknya kecewa di-PHP-in. Di langit, awan mendung. … Continue reading →

Posted in diary | Tagged , | Leave a comment

Ketika Rasa dan Aroma Jalan Sendiri-sendiri

Gara-gara kompor nggak bisa nyala, terpaksa aku masak pake rice cooker. Masaknya dengan cara direbus atau dikukus. Nggak bisalah goreng-goreng atau tumis. Mau gimana lagi? Ini juga udah beruntung ada rice cooker multifungsi, hadiah pernikahan dari teman mertua saya. Suatu … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment

Kepik Oren dan Kepik Merah Jambu

Cerita tentang kepik oren yang tinggal di salah satu pot taneman bayem brazil ternyata masih berlanjut. Pagi ini waktu mau siram-siram taneman, aku tengok keluarga kepik oren itu. Ada kepik baru. Warna sayap luarnya lain dari yang kemarin. Bukan oren … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment

Keluarga Kepik Oren

Beberapa hari yang lalu, sore-sore, cuacanya bagus banget. Aku dan Akira ke kebun buat siram-siram taneman. Sekalian mangkas satu pot bayem Brazil yang nggak tumbuh sehat. Daunnya ijo kekuningan dan kecil-kecil. Kalo waktunya cukup, sih, mau sekalian diganti sama bibit … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment