Tulisan ini, sejujurnya, terinspirasi dari acara Basa Basi yang ditayangkan TransTV pada hari Selasa, 13 Oktober kemarin. Topik acara hari itu adalah My Book, My Adventure. Kebetulan, tahun ini Indonesia menjadi tamu kehormatan Frankfurt Book Fair 2015. Karena dua-duanya berhubungan dengan buku, ya sudah, saya bercerita tentang kebiasaan membaca pada anak.
Yuk, Biasakan Anak Membaca Buku!
Cara Mencari Tahu Potensi Anak
“Rahasia Ayah Edy Memetakan Potensi Unggul Anak”
Penulis: Ayah Edy
Tebal: 209 halaman
Penerbit: Noura Books
Kerap saya bertanya-tanya, bagaimana Kiara kalau sudah besar nanti? Bakal jadi apa dia? Bagaimana cara mengetahui potensi dan minatnya supaya nanti tidak ada salah paham antara orang tua dan anak mengenai cita-cita si anak? Continue reading
Yuk, Baca Buku di Rbm Kali Atas!
Di Cicalengka, kegiatan literasi adalah hal yang istimewa sekaligus tidak istimewa. Kegiatan membaca dan menulis merupakan sebatas tugas sekolah. Bukan sebuah hobi apalagi pekerjaan profesional. Tidak heran jika di Cicalengka tidak ada taman bacaan. Ada perpustakaan desa, tapi sepi pengunjung. Ada persewaan buku, tapi yang banyak digemari adalah komik. Penjual koran juga ada, tapi hanya segelintir orang yang benar-benar membaca berita dan artikel-artikel berbobot di dalamnya.
Kembang Api Tahun Baru
Aku akan membuat kembang api sendiri
Untuk perayaan tahun baru nanti
Bahan-bahannya sederhana saja
Tinggal buka almanak dan
Kumpulkan tanggal demi tanggal
Anak Perempuan dan Ibu
Selama ini kita mengenal relasi yang istimewa nan harmonis antara anak perempuan dan ayahnya. Teman-teman pasti sering mendengar istilah “gadis kecil papa” atau “bidadarinya ayah”. Saya sendiri merasakan bahwa papap selalu menganggap saya istimewa. Padahal saya dan papap tidak dekat-dekat amat. Kami tidak pernah curhat sekalipun sering jalan bareng.
Lalu, bagaimana hubungan anak perempuan dengan ibunya?

