Petuah Bijak Supir Angkot

Bepergian sehabis lebaran merupakan sebuah kegiatan yang sebisa mungkin saya hindari. Macet, kendaraan umum sesak penumpang dan tarifnya mahal. Namun untuk beberapa kasus, saya harus bepergian sehabis lebaran. Ini saya lakukan ketika masih di Cicalengka. Tujuannya tidak jauh-jauh amat: ke Bandung. Namun ceritanya tentu lain dari hari-hari biasa ketika saya pergi ke Bandung untuk sekadar main.

Seperti pada habis lebaran tahun 2009. Saya pergi ke Bandung untuk menjenguk keponakan yang dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Kopo. Biasanya kalau ke sana untuk berobat, saya diantar pakai kendaraan pribadi. Sementara kali itu saya harus naik kendaraan umum. Sendirian pula. Masalahnya, saya tidak hafal kendaraan menuju ke sana. Continue reading Petuah Bijak Supir Angkot

Bertemu Sundea

Akhirnya saya bertemu lagi dengan cewek yang satu ini: Sundea. Sebelumnya, terakhir kami bertemu pertengahan 2010 lalu di launching Rona Kata. Setelah itu, ketemuan sebatas internet. Nah, Senin 14 November kemarin, saya dan Brahm berkunjung ke rumah Dea di sekitaran Setiabudi, Bandung. Kami ngobrol-ngobrol tentang penulisan, pastinya. Wawasan Dea tentang menulis banyak sekali. Maklumlah, dia kan sudah punya banyak pengalaman. Saat saya pertama kenal dia pun, Dea mengajari saya banyak hal tentang menulis.

Continue reading Bertemu Sundea

Hayooo... Mau apa?