Author Archives: Rie Yanti

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer

Nol

Nol lahir tanpa ujung dan sudut. Tidak ada awal dan sulit menentukan di mana ia berakhir. Nol tidak menghadirkan perhentian maupun persinggahan. Nol adalah siklus, repetisi. Mungkin karena sifat repetitifnya itu, tidak ada lagi nilai yang bisa kita lihat. Pengulangan … Continue reading

Posted in thoughts | Tagged | Leave a comment

Membaca Buku Apa Saja

Belakangan ini saya lebih banyak menulis untuk orang lain. Karena selera dan kebutuhan orang tidak sama, saya pun harus menghadapi permintaan klien yang beda-beda. Ada yang minta dibuatkan memoar, buku fiksi, atau konten web untuk keperluan bisnisnya. Seringkali saya bingung … Continue reading

Posted in thoughts | Tagged , | Leave a comment

Tak Ada Hujan Hari Ini

Hari ini tidak ada hujanAwan tidak menangisi apa-apaJalanan gersangDebu melayangAngin bertiup hampaBunga layu, menyisakan kenangan akan keindahan Langkahmu berhentiMasih adakah yang akan kaumaknai?Sebab bumi menjadi sepiKetika kata-katamu menepi Penamu tak lagi alirkan aksaraBait-baitmu akan menjadi kekal Hujan akan datang lain … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Selamat Datang di Kelas Akselerasi!

Judul: 19 Letters: Beautiful Flower Pengarang: Dinda Unaroma Genre: Drama Penerbit: 19 Books Publishing Tebal: 418 halaman Tidak banyak sekolah di Indonesia yang memiliki program akselerasi atau percepatan. Mungkin karena itu tidak banyak (atau bahkan tidak ada) cerita fiksi yang … Continue reading

Posted in review | Tagged | Leave a comment

Cermin

cermin tak pernah bilang aku cantik juga tak pernah bilang aku jelek aku jadi tak tahu bagaimana rupaku cermin tak pernah bilang apa-apabahkan jika aku sedang bersolekkutaburkan bedak, eye shadow, lipstik,blush on, maskara sekenanya lalu orang-orang mengolok-olokmereka bilang mukaku kayak … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment