Author Archives: Rie Yanti
Ilalang
Di balik amukku pada ilalang, Yang membuat tanganku hendak mencabut akarnya, Terbersit pertanyaan, Siapa yang sesungguhnya mengusik? Aku tak pernah menginjak tanah kelahirannya Dan ia tak pernah berjalan menghampiriku Adalah belalang yang mencabik-cabik daunnya Yang lantas melompat ke tangan dan … Continue reading
Gelap
Tidurlah, AnakkuDalam kegelapan kamarTak usah takut pada suara-suara di luarJangkrik sedang merayu bulanYang tak mau berpisah dari malamGerimis sekadar mengingatkanBahwa langit mencintai tanah Gelap tak berarti berakhirKoin dalam celenganmuPunya dua sisi yang berbedaGelap adalah salah satu sisiTerang adalah sisi satunyaDua … Continue reading
Today, I Feel Great
I feel pretty In a dress of newly blossomed flowers and leaves of green, yellow, and brown Wearing shoes of intertwined grass My face glows with a touch of honey And a cluster of jasmine extends its branches to deliver … Continue reading
Sungai Berbusa
Sungai berbusa Ikan-ikan mati Begitulah kalau banyak bicara Kata-kata tak lagi berarti
Puisi dari Kebunmu
Seringkali, puisiku seperti awan di atas kebunmu Melayang, tak dapat kau raba Berlalu, tak dikejar Lenyap, tak dicari Tapi dalam kefanaannya, Awan adalah kanopi Meneduhi kebunmu Apalagi kalau ia sampai menurunkan hujan Kamboja, melati, kemangi, pucuk merah Mereka semua bersorak … Continue reading

