Author Archives: Rie Yanti

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer

Rumput buat Papa

Papa suka rumput Tanpa rumput, papa cuma akan berbaring di kasur atau menonton televisi sampai matanya berkunang-kunang Papa sayang sekali pada rumput dan tidak suka kalau mereka gondrong Karena itu papa selalu memotong rumput sampai rapi seperti memotong rambut anak … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

DAR

Pada launching Salamatahari #2-nya Sundea, ada yang membawa balon. Kalau tidak salah, jumlahnya tiga. Warnanya saya lupa apa saja. Karena saya sendiri sebetulnya kurang memperhatikan keberadaan balon-balon itu. Tahu-tahu ketika sedang mengkhusyukki acara… DAR!!! Salah satu balon meletus!

Posted in diary | 2 Comments

Merawat Buku

Seorang teman meminjam buku koleksi saya. Dia minta pinjam buku terjemahan dari bahasa Prancis. Saya berikan Le Petit Prince. Ketika buku itu saya sodorkan, teman saya berkomentar, “Ini buku nggak pernah dibaca ya?” Saya tertawa. Sebaliknya, buku itu berkali-kali saya … Continue reading

Posted in thoughts | Tagged | 4 Comments

Keputusan Fung Lin

“Fung Lin, bagaimana kabarmu?” tanya saya melalui telepon. “Aku sudah membaik sekarang.” “Syukurlah. Bagaimana Rafi? Dia masih menghubungimu?” “Iya dong. Dia janji akan mengajakku keluar minggu depan.” “Janji? Kamu percaya dengan janji Rafi? Dia kan politikus. Janji-janjinya nggak bisa dipercaya.” … Continue reading

Posted in fiction | Leave a comment

Sajak Bunga dan Hujan

I Bunga yang masih kuncup juga mampu merasakan tetes hujan Andaikan kelopak menutup, ia akan merasakan percikannya di dahan Lalu saat hujan berhenti, ia akan mekar keesokan harinya Sebab hujan berganti jadi matahari yang membangunkan semesta dari tidur nyenyak II … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment