Author Archives: Rie Yanti
Waktu Rumah Lagi Gelap
“Kalau di rumah lagi gelap, liat aja jendela.” Kira-kira kayak gitu pesan mama mertuaku, yang diceritain sama anaknya, alias paksu. Suatu malem, pernah listrik mati di rumah kami aja. Bener-bener nggak ada cahaya selain dari senter gawai atau lilin. Sempat … Continue reading
Lebaran 2024
Bulan Ramadan taun ini, diawali dan diakhiri dengan mendung kelabu yang bikin kalumaaan banget. Awal puasa, cuacanya dingin. Bagusnya, nggak bikin haus dan gerah. Tapi, bikin tambah mager. Butuh usaha keras buat maksain ngerjain ini-itu. Pertengahan Ramadan, cuacanya variatif. Kadang … Continue reading
Lapang
Di balik awan yang kelabu, ada langit biru dengan matahari yang terus membakar dirinya demi menyebarkan pelita pada semesta. Ketika gumpalan awan menghadang jalan hantarnya, hatimulah yang perlu kaulapangkan untuk bisa menampung rintik hujan yang melimpah. Kelak, kau akan menemukan … Continue reading
Waktu Ujan Turun Ragu-ragu
Pada suatu hari, ujan turun ragu-ragu. Tanah jadi tetep kering karena nggak sempet nyerep lembap. Udara juga tetep panas. Ujan hari itu nggak ngasih dampak apa-apa terhadap semesta selain tanda tanya. Bunga-bunga juga kayaknya kecewa di-PHP-in. Di langit, awan mendung. … Continue reading
seterang purnama
mimpiku seterang purnamamelipur sepi pada langit yang berjelagacahayanya menembus jendelasampai pada mimpimu juga

