Author Archives: Rie Yanti
The Rose
I wonder, does the rose know that so many people love it? Even the thorns that grow from its stem don’t discourage anyone from picking it, just to express their love. I, too, once fell in love and wanted to … Continue reading
Ketika Kemangi Kami Tinggal Satu
Sedih banget waktu kami harus ngaku kalo kemangi yang kami punya tinggal satu. Ada satu lagi yang masih batita, tapi di ambang sekarat. Satu-satunya kemangi yang kami punya, ya, tinggal satu. Itu pun saking emannya kami sama dia, nggak pernah … Continue reading
The Lost Words
I cook for dinner: a pot of soup and chicken drumsticks. The salt sinks to the bottom of the pot, and the chicken turns brown. The aroma of both fills the air. But my mind wanders to the sunset spilling … Continue reading
Sebuah Cerita tentang Kebun Kami
Musim kemarau taun ini gila-gilaan. Apa, ya, yang bikin matahari semangat banget bersinar? Awan-awan aja nggak berani nengokin bumi. Sekalinya ada, langsung lenyap seketika. Kebun kami kena imbasnya. Biarpun semua taneman disiram dua kali sehari tiap harinya, banyak yang akhirnya … Continue reading
Hanya Laut yang Bisa Menyapu Pasir di Pantai
Dan yang tersisa adalah kekosongan Yang terdengar adalah debur

