Author Archives: Rie Yanti

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer

Membeli Baju

Dia masuk mal ini dengan maksud membeli baju Baju-bajunya di rumah sudah lusuh Tahun baru, waktunya membeli baju baru Didatanginya toko demi toko pakaian Mencari baju yang bagus dan pantas dia kenakan Bukan cuma buat di rumah, tapi juga buat … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Kepada Mendung

Awan mendung,Terima kasih tidak menurunkan hujanKugantung kembali payung bututkuKulipat lagi jas hujan lusuhkuKujemur lagi pakaianku yang belum kering Di bawah matahari, kumenyanyi sendiriDi bawah cahaya bulan, kurengkuh kesunyian Di celah tanah kering,kudapati tunas menyelinap ke permukaanBarangkali dulu ada biji rambutan … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Hujan Turun sejak Subuh

Hujan turun sejak subuh Matahari ngamuk-ngamuk cahayanya terhalang awan mendung Tapi ia takut petir Pijarnya lebih cepat dan dahsyat Matahari turun dari singgasana Mahkotanya ia serahkan pada hujan Hujan menampik Ia tak suka pakai mahkota Diberikannya mahkota itu pada ilalang … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Salah Sangka

Ibuku pakai daster seharian Tak sempat mandi apalagi dandan Sepagian sibuk bikin makanan Biar tak ada perut yang kelaparan Ibuku kerjanya lari-lari seharian Dari panci ke cucian Dari cucian ke jemuran Dari jemuran ke halaman Daun-daun mangga berguguran dan berserakan … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Hujan Kala Senja

Hujan turun kala senjaMembenamkan matahari ke cakrawalaBiar langit tak terpanggang lama-lama Hujan turun kala senjaMerenggut purnama dari cahayaBiar binasa segala puja Hujan mendamba malamMerindu senyap dalam kelamKetika cuma ia yang bersuaraMenang segala kuasa Dan bintang-bintang disuruh memejamTak boleh jadi saksi … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment