Author Archives: Rie Yanti

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer

Waktu Ujan Turun Ragu-ragu

Pada suatu hari, ujan turun ragu-ragu. Tanah jadi tetep kering karena nggak sempet nyerep lembap. Udara juga tetep panas. Ujan hari itu nggak ngasih dampak apa-apa terhadap semesta selain tanda tanya. Bunga-bunga juga kayaknya kecewa di-PHP-in. Di langit, awan mendung. … Continue reading →

Posted in diary | Tagged , | Leave a comment

seterang purnama

mimpiku seterang purnamamelipur sepi pada langit yang berjelagacahayanya menembus jendelasampai pada mimpimu juga

Posted in poem | Leave a comment

Ketika Rasa dan Aroma Jalan Sendiri-sendiri

Gara-gara kompor nggak bisa nyala, terpaksa aku masak pake rice cooker. Masaknya dengan cara direbus atau dikukus. Nggak bisalah goreng-goreng atau tumis. Mau gimana lagi? Ini juga udah beruntung ada rice cooker multifungsi, hadiah pernikahan dari teman mertua saya. Suatu … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment

Kepik Oren dan Kepik Merah Jambu

Cerita tentang kepik oren yang tinggal di salah satu pot taneman bayem brazil ternyata masih berlanjut. Pagi ini waktu mau siram-siram taneman, aku tengok keluarga kepik oren itu. Ada kepik baru. Warna sayap luarnya lain dari yang kemarin. Bukan oren … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment

Keluarga Kepik Oren

Beberapa hari yang lalu, sore-sore, cuacanya bagus banget. Aku dan Akira ke kebun buat siram-siram taneman. Sekalian mangkas satu pot bayem Brazil yang nggak tumbuh sehat. Daunnya ijo kekuningan dan kecil-kecil. Kalo waktunya cukup, sih, mau sekalian diganti sama bibit … Continue reading →

Posted in diary | Tagged | Leave a comment