Category Archives: poem

Jalan Pulang

Tak ada cara untuk kembali ke masa lalu Sungai dalam perjalanan menuju laut Trembesi tumbuh menjulang, menuju langit Kupu-kupu tak akan menjadi ulat lagi Tetapi masih ada jalan untuk pulang ke dalam batinku Angin menyapu debu yang melapisi jalan Kemarau … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Bahasa Tersirat

Kadang angin enggan bertiup Ia memilih bersembunyi di balik rimbun daun Menitipkan desir dalam tiap uratnya Semakin tak ketahuan saja hadirnya Tetapi ia tak pernah meninggalkan semesta Begitu juga aku Tak mesti kujulurkan kepalaku dari jendela Hanya untuk menjumpai awan … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Pagar Laut untuk Tuan

Agaknya, darah nenek moyang tak mengalir dalam diri Tuan Tuan tak berniat jadi pelaut dan mengarungi luas samudra Tuan takut menerjang ombak dan enggan menempuh badai Tuan tak paham nikmatnya berlayar Angin bertiup, Tuan meringkuk Ombak berdebur, Tuan mendengkur Tuan … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Biarkan Laut Berbaring dengan Tenang

Biarkan laut berbaring dengan tenang Cukuplah ombak yang membuatnya bergejolak Sebab laut bukanlah milik segelintir orang Laut adalah milik kita semua Biarkan ikan-ikan berenang di laut Biarkan karang tumbuh di dasarnya Biarkan perahu-perahu berlayar di permukaannya Dan biarkan nelayan-nelayan menjemput … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Hujan, Seperti Puisi

Hujan yang tak pernah turun di musim penghujan, seperti puisiku buatmu Terbelenggu mendungnya mega yang enggan memberi celah untuk jatuh ke tanah Hujan yang turun diam-diam, seperti puisiku buatmu Menyebut namamu pelan-pelan lalu menyembunyikannya dalam rona kembang Hujan yang turun … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment