Category Archives: poem
Senja
Bukannya tak bisa bicara Tetapi ia memilih menyimpan kata-kata Ketika tahu ia tak bisa memiliki jingga selamanya Dan ia memutuskan untuk menahan rindu Bukan tak ingin mengentas sendu Tetapi agar ada alasan untuk kembali menemui rona itu
Bintang Jatuh Tak Mengenal Luka
Sampaikan pada hujan yang memadamkan api Bintang jatuh tak mengenal luka Dan katakan pada matahari yang mengakhiri gelap Bahkan saat musim panas sekalipun, malam tetap ada Angin tak pernah menggugurkan daun Daunlah yang memilih lepas dari tangkainya Sungai tak mesti … Continue reading
Kedalaman Malam
Semalam, bintang jatuh membawaku pada kedalaman malamMelewati setiap lapis kegelapanSemakin mendekat ke dasar, semakin aku melesakSeperti sebelumnya tak pernah aku tidur nyenyak Gerhana mengambil semua terang yang kupunyaHayatku hampa, tapi ragaku masih adaKuhirup kekosongan, benar-benar hanya udara yang mengisi paru-parukuBahkan … Continue reading
Ilalang
Di balik amukku pada ilalang, Yang membuat tanganku hendak mencabut akarnya, Terbersit pertanyaan, Siapa yang sesungguhnya mengusik? Aku tak pernah menginjak tanah kelahirannya Dan ia tak pernah berjalan menghampiriku Adalah belalang yang mencabik-cabik daunnya Yang lantas melompat ke tangan dan … Continue reading
Gelap
Tidurlah, AnakkuDalam kegelapan kamarTak usah takut pada suara-suara di luarJangkrik sedang merayu bulanYang tak mau berpisah dari malamGerimis sekadar mengingatkanBahwa langit mencintai tanah Gelap tak berarti berakhirKoin dalam celenganmuPunya dua sisi yang berbedaGelap adalah salah satu sisiTerang adalah sisi satunyaDua … Continue reading

