Category Archives: poem

Menyiram Rumput

Musim kemarau berlangsung lama banget. Kebunku hampir mati kekeringan. Kemangi nggak berbunga lagi, lebah-lebah keilangan tempat main, daun kangkung kecokelatan dan keriting. Gimana kabarnya jahe, kencur, dan kunyit di dalem tanah? Daun mereka layu. Setelah kugali… Ternyata mereka mengerut dan … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Hujan Hambar

Hujan pulang Tak bawa buah tangan Kopinya habis di perjalanan Donatnya ia lahap sampai kenyang Hujan berbaring di kebunku Terlelap tanpa peduli aku rindu Dalam tidurnya ia mengigau, “Aku lelah melewati kemarau.” Hujan kali ini terasa hambar Sejuknya cepat memudar … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Gunung

Aku mengagumi gunung Yang menjulang agung Memberi jalan mendaki bagi hutan dan sawah Untuk menuju langit Dalam kesendiriannya ia menyimpan bara yang bergejolak Kadang berasap dan menggetarkan bumi Apa yang menjadi pergulatannya adalah sebuah misteri Sampai suatu ketika ia tak … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

What If?

What if the rose you care for hurts you with its thorns? Will you still care for her, or will you turn your face to another flower? What if the rain you wait for falls in another place? Will you … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

The Rose

I wonder, does the rose know that so many people love it? Even the thorns that grow from its stem don’t discourage anyone from picking it, just to express their love. I, too, once fell in love and wanted to … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment