Author Archives: Rie Yanti

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer

Demokrasi Mati Jika…

“Bagaimana Demokrasi Mati” Penulis: Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt Jenis: Nonfiksi (Politik) Jumlah Halaman: 288 halaman Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Buku-buku tentang politik jadi minat saya selama beberapa bulan belakangan ini. Fiksi maupun nonfiksi. Mulanya memang saya enggan bersentuhan dengan … Continue reading

Posted in review | Leave a comment

Tenggelam dalam Laut Bercerita

“Laut Bercerita” Penulis: Leila S. Chudori Jenis: Novel Tebal: 379 halaman Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia Laut Bercerita adalah novel tentang Biru Laut, seorang aktivis pada masa Orde Baru yang hidup di bawah bayang-bayang pengawasan negara. Bersama kawan-kawannya—mahasiswa dan seniman di … Continue reading

Posted in review | Leave a comment

Bukan Resolusi

Taun baru buatku biasanya cuma ganti kalender. Nggak bikin resolusi. Males. Hidup aja udah ribet. Tapi 2025 ini beda. Aku lebih produktif, lebih fokus, dan lebih banyak mikir sebelum ngetik. Bukan karena makin bijak, tapi karena yang baca statusku bukan … Continue reading

Posted in thoughts | Leave a comment

Melayani Hujan

Kalau hujan datang, bilang padanya, aku tak mau lagi melayani dia. Capek aku menampung tetesnya yang berdebu. Capek aku mengepel tempiasnya. Kalau hujan datang, tanyakan, kapan dia mau melayaniku. Aku butuh pijatan di bahu, setelah menanggung payung yang tak lagi … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

September

September tiba di kebunku yang layu Mawar-mawar lunglai dan rontok Daun-daun menyerahkan nasibnya pada angin Sumur masih menjaga airnya tahu bahwa hujan tak akan datang dalam waktu yang segera Apa yang bisa kusajikan selain adenium merah jambu yang tak gentar … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment