Cermin

cermin tak pernah bilang aku cantik
juga tak pernah bilang aku jelek
aku jadi tak tahu bagaimana rupaku

cermin tak pernah bilang apa-apa
bahkan jika aku sedang bersolek
kutaburkan bedak, eye shadow, lipstik,
blush on, maskara sekenanya

lalu orang-orang mengolok-olok
mereka bilang mukaku kayak habis kejedot tembok

aku menangis
cermin jahat, tak beritahu aku

kuhapus riasan
wajahku polos seperti baru bangun tidur
lalu orangorang meledek
mereka bilang mukaku jelek

aku menangis lagi

ah, cermin
tak bisakah kau beritahu, aku cantik atau jelek?

tak peduli seberapa banyak air mataku
cermin hanya menghadirkan wajahku
yang entah cantik atau jelek

Published by Rie Yanti

I am a writer at Warung Fiksi. Please visit this page to know me more. Don't forget to circle me at Google+.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.