Category Archives: poem

Ketika Sajak Jadi Awan dan Cerita adalah Hujan

Adalah air mata yang menguap di atas tungku yang menyala-nyalaMenempuh perjalanan udara menuju biru muliaBerarak tanya mencari jawabLalu turun kepada bumi yang kehabisan lembap

Posted in poem | Leave a comment

Belajar dari Puisi

Melalui puisi, aku belajar menundukkan kepalamembiarkan suaraku ditelan kertasdan menempuh jalan menuju semesta yang jauhdi mana diksi-diksi bersemayam bersama imaji Melalui puisi, aku ingin menjadi abadimenyamarkan sejati dalam bait-bait kiasanseperti sesendok kecil gula yang bersembunyi dalam secangkir kopiyang menyentuh lidahmu … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Berbisik pada Dahlia

Biarkan aku berbisik pada dahliaMenyembunyikan rahasiaku pada lapisan-lapisan mahkotanyaMumpung angin tak bertiup dan kumbang-kumbang belum datang Hanya ada aku dan dahlia di kebun iniMenari-nari menanggapi kata-katakuMembuat hatiku turut berbunga dahliadan akan menjadi dahlia meski kau mengatakan aku adalah lili

Posted in poem | Leave a comment

Inginku

Inginku adalah menjadi telaga yang menampung hujan, menjadikannya kaca, cermin bagi matahari, pelangi, bulan dan bintang. Tapi jika aku harus menjadi sungai yang mengalirkan hujan ke samudra, tak apa. Paling tidak, sekali dalam hidupku, aku pernah merasakan rintik hujan yang … Continue reading

Posted in poem | Leave a comment

Sabit Emas

Ke mana saja bulan semalam? Pulang-pulang waktu subuh saat azan berkumandang Bibirnya menyunggingkan senyum tanpa sungkan Dan matahari tetap saja mengulurkan sayang Diteranginya bulan dengan cahaya yang cemerlang Meski sebagian rupa bulan sudah hilang

Posted in poem | Leave a comment