Selisih

Semalam
angin bertengkar dengan hujan
bulan ketakutan
sembunyi di balik awan

Pagi datang
kabut bertahan di atas jalan
menyembunyikan pohon-pohon tumbang,
merebah pasrah di atas kubangan

Matahari menolak siang
Burung-burung enggan terbang
Tanah menampik gersang

Dalam remang petang
Sebuah doa kupanjatkan
Semoga nanti malam
angin berdamai dengan hujan

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer
This entry was posted in poem. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.