Secangkir Malam di Pagi Hari

Malam mencair
ke dalam cangkir
dijerang matahari pagi

Uap hangat meliuk-liuk
bergegas ke angkasa
menjelma gugusan awan

Waktu mengaduk
Denting berdetak
diiringi pusaran buih

Manis menyisip getir
Bulan dan gemintang larut
dalam pekat jelaga

Ampas menetap
menunggu senja
membasuh jejak

About Rie Yanti

a wife, a mom, a writer
This entry was posted in poem. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.