Pohon

I Pohonku, tumbuhlah di atas tanah subur tersiram hujan Tumbuh tegak dengan akar yang menancap kuat di dalam tanah Tumbuh menjulang, menuju angkasa mengantar semua orang ke langit biru Terus tumbuh tinggi tak tentu ujung berdiri tak lekang waktu

Kiara Hanifa Anindya

tanah subur di musim hujan tanah gersang di musim kemarau tanah selalu berubah mengikuti musim tapi benih kiara terus tumbuh di dalamnya kelak ia akan menjadi pohon yang kokoh dengan dahan menjulurkan sarat ranting dan daun untuk Kiara Hanifa Anindya bidadari kecil yang menemani berlayar foto diambil pada Sabtu, 27 Oktober 2012 kira-kira enam jam setelah Kiara lahir

Bahasa

Bahasa itu rupa-rupa Ada yang suka dandan, baju mentereng, kebaya plus sanggul dan selop Yang pakai baju lusuh juga ada Atau bahasa yang suka berdandan menor dengan parfum mahal yang baunya bikin aku migren Bahasa juga suka party Bahasa juga ada yang ikut sekolah kepribadian Jalannya tegak, duduknya ayu, tahu table manner karena dia harus makan malam dengan orang-orang penting […]

Tiga Puisi Pendek

#1: Bintang Jatuh bintang ingin bertandang ke rumahmu tapi rumahmu kejauhan bintang kecapekan di jalan jadi ia jatuh di kamarku tidak mengapa besok kuantar bintang ke rumahmu

A Month

30 days pass, fast as train We have seen a wonderful blooming rose Two beautiful flying butterflies The colorful spreading rainbow We sail and keep sailing On the small river Someday we find a place Where we will memorize these days To Aa, thank’s for giving me a new happiness