Ketika Enggan Meninggalkan Rumah

Rumah adalah tempat hati kita ditanam dan tumbuh. Kita mungkin pergi ke berbagai daerah atau benua. Tapi suatu saat, kita pasti ingin dan akan kembali ke rumah. Bahkan bagi orang-orang yang sangat mencintai rumah mereka, mereka enggan meninggalkan rumah yang sudah mereka bangun dan tempati bersama orang-orang tercinta. Sudah nonton Up dan La petite maison en cubes?

Menunggu

Ini bukan pengalaman yang aneh. Ini sering terjadi. Ketika janjian ketemu dan kita datang duluan. Kita pun harus menunggu. Entah karena kita datang terlalu cepat, entah karena kita sudah datang tepat waktu tapi yang lain telat datang. Saya selalu berusaha tepat waktu. Semisal saya janjian dengan teman saya pukul sepuluh. Saya akan datang pukul sepuluh. Bahkan kurang. Lebih baik menunggu […]

Foto Kenangan

Selembar foto, punya banyak cerita. Dan meski cerita itu berulang-ulang diceritakan, tidak ada rasa bosan yang muncul. Saya suka membuka-buka album foto lama dan berlama-lama memandang satu foto. Baik foto-foto sendiri maupun keluarga. Bukannya narsis. Tapi melihat sebuah foto dan mengenang kejadian di baliknya menimbulkan banyak perasaan. Haru, sedih, bangga, terhibur, penasaran.

Reframing

Berani kotor itu baik. – Iklan Rinso Kaki saya memar-memar. Awalnya, saya pengin perut saya langsing. Selain diet, olahraga juga harus dong. Tapi, saya malas olahraga kecuali senam aerobik. Sayangnya saya tidak tahu sanggar senam dekat rumah dengan keanggotaan yang tidak mengikat. Kebetulan sekali di rumah ada hula hoop. Saya pikir, kenapa tidak saya pakai saja? Bukankah main hula hoop […]

Bus Kuning

Tahun 2008 lalu, saya menerbitkan kumpulan cerpen saya, Bus Kuning, di Warung Fiksi.  Judul diambil dari salah satu cerpen yang ada dalam buku tersebut. Cerpen Bus Kuning bercerita tentang seorang gadis yang merindukan kehadiran bus kuning. Dalam fakta, bus kuning adalah salah satu sarana transportasi gratisan yang ada di kampus saya, Unpad Jatinangor, dari gerbang bawah sampai ke tiap fakultas.