Sebelum Hujan

Saat hujan berjarak denganmu, kau mencoba memanggilnya. Kau butuh mendung sekadar untuk menaungimu dari terik surya. Kau mendamba gerimis supaya tenggorokanmu lepas dari dahaga.

Ketika hujan di ambang pintu, kau bergegas mengambil payung. Kauambil jas hujan yang sudah lama kaugantung. Kau lihat awan kelabu dengan tatapan seakan dunia sedang berkabung.

Tatkala hujan sudah turun, kau ingin menari bersama derainya. Kau ingin melepaskan beban bersama jatuhnya hujan. Namun ada yang kaucemaskan ketika melihat genangan yang meninggi. Lantas kau berharap hujan segera reda.

Sampai kapan kau bimbang? Kepastian tak akan datang bila kau menggenggam banyak tanya.

Bergegas temukan jawaban sebelum musim berganti.
Mana yang kaupilih?

Published by Rie Yanti

I am a writer at Warung Fiksi. Please visit this page to know me more. Don't forget to circle me at Google+.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.