Membesarkan Kiara

Ketika masih mengandung, saya sudah memutuskan untuk memberikan anak saya ASI. Sudah teruji, ASI jauh lebih sehat dibanding susu formula. Tapi siapa yang nyana kalau ASI juga menimbulkan beberapa masalah. Dimulai ketika saya masih hamil. ASI belum juga keluar. Padahal payudara sudah membesar dan seperti sedang memproduksi ASI. Saya khawatir, jangan-jangan ASI-nya memang tidak keluar.

Lanjutkan membaca

Mengungkap Rahasia Sunyi

Rahasia Sunyi
Penulis: Brahmanto Anindito
Jenis: Novel thriller
Tebal: 372 halaman
Penerbit: GagasMedia

Sudah bukan berita baru kalau emas disebut-sebut sebagai salah satu bentuk investasi yang selalu bisa diandalkan. Namun dulunya, saya menganggap emas yang dimaksud adalah emas perhiasan, seperti kalung, gelang, cincin dan sebagainya. Jadi, kita bisa berinvestasi sekaligus mengenakannya sebagai penghias tubuh. Sekarang, baru saya paham kalau emas yang bagus untuk investasi justru emas batangan, emas yang kurang indah secara penampilan, namun murni tak bercampur logam-logam lainnya.

Lanjutkan membaca

Melahirkan Kiara

Akhirnya waktu luang! Kiara sedang nyenyak tidur. Tidak tahu untuk berapa jam ke depan. Saya sudah hafal dengan ritme kebiasaannya. Namun saya juga masih mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan kebiasaannya itu. Namanya juga bos kecil. Saya dan suami hanya bisa mengikuti kemauannya. Yang jelas sekarang saya harus ngebut menulis postingan ini sebelum Kiara bangun.

Lanjutkan membaca

Kiara Hanifa Anindya

tanah subur di musim hujan
tanah gersang di musim kemarau
tanah selalu berubah mengikuti musim

tapi benih kiara terus tumbuh di dalamnya
kelak ia akan menjadi pohon yang kokoh
dengan dahan menjulurkan sarat ranting dan daun

untuk Kiara Hanifa Anindya
bidadari kecil yang menemani berlayar

foto diambil pada Sabtu, 27 Oktober 2012
kira-kira enam jam setelah Kiara lahir

Kenapa Saya Malas Bergabung dengan Komunitas Menulis

Tahun 2009 lalu saya dan beberapa teman sesama penulis di Cicalengka mendirikan sebuah komunitas menulis. Kami biasa berkumpul saban hari Minggu di rumah salah seorang anggota. Kegiatan resminya yaitu mengujibacakan karya-karya pendek yang kami tulis, berupa cerpen, esey dan puisi, serta berdiskusi tentang dunia menulis.

Sebagai sebuah organisasi, kami memiliki beberapa cita-cita: ingin komunitas kami dikenal publik lebih luas lagi, menarik anggota lebih banyak lagi, dan membuat antologi. Bisa antologi cerpen, esey atau puisi. Selain itu, dengan adanya komunitas menulis ini kami ingin menunjukkan bahwa di kota kecil seperti Cicalengka pun kegiatan menulis bisa berkembang.

Lanjutkan membaca