Fragile

Fragile dimasukkan ke dalam kardus. Itu benar-benar Fragile! Lihat, namanya tertera di bagian atas kardus. “Kamu mau ke mana, Fragile?”

“Tidak tahu,” jawab Fragile. Nada suaranya datar. “Tapi, ke mana saja aku pergi, aku akan baik-baik saja.”

Saya tidak percaya. Fragile itu rapuh. Semua orang tahu itu. Salah diperlakukan, bisa-bisa Fragile hancur.

“Jangan pedulikan arti namaku. Itu bisa mengaburkan fakta,” Fragile membela diri.

“Tapi kenyataannya kamu rapuh,” saya bersikukuh.

“Kamu terlampau percaya apa kata orang. Tahukah kamu, sebuah nama bisa lahir tanpa dipikirkan artinya. Kamu menyebut benda yang kamu pegang sekarang, ya pensil itu, karena orang-orang menyebutnya demikian. Kamu hanya ikut-ikutan. Kalau kamu menyebutnya mulut, orang-orang akan marah dan menganggapmu sinting. Tapi kamu percaya pensil itu adalah mulut. Karena melalui pensil kamu menyuarakan pendapatmu. Kamu takut dibilang bodoh hanya karena menyebut benda yang kamu gunakan untuk menulis itu mulut, padahal jelas-jelas orang menyebutnya pensil. Tapi orang-orang sendiri bodoh karena telah menamai benda itu pensil tanpa tahu artinya.”

“Lalu, bagaimana dengan kamu?” saya bingung campur terpana.

“Namaku memang Fragile. Tapi aku akan baik-baik saja selama kamu tidak terlalu mencemaskanku. Katakan aku baik-baik saja. Maka aku akan baik-baik saja.”

“Kok bisa?”

“Iya. Karena kamu sudah membuatku percaya bahwa aku baik-baik saja. Tidak mungkin aku menyalahgunakan kepercayaanmu.”

Saya jadi ingat, Kepala Sekolah Tomoe Gakuen selalu berkata pada Totto-chan, “Kau benar-benar anak baik, kau tahu itu, kan?”

Dan Totto-chan percaya kata-kata itu.

Kardus berisi Fragile diikat erat kemudian diangkut ke truk. Tidak tahu mau dibawa ke mana. Tapi saya percaya, Fragile akan baik-baik saja.

Karena dia memang baik-baik saja.


Published by Rie Yanti

I am a writer at Warung Fiksi. Please visit this page to know me more. Don't forget to circle me at Google+.

Join the Conversation

4 Comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.