Tag Archives: on writing

Playing and Creating Literature

There is always something to tell.

Begitulah tagline blog saya terdahulu, Cerita Rie. Saya tidak mengada-ada, memang ada banyak hal yang bisa diceritakan, walau pada akhirnya jika sebuah cerita akan diterbitkan, ada beberapa hal yang harus disaring lebih dulu. Entah karena alasan bertele-tele, terlalu blak-blakan, tidak penting, dan lain-lain.

Dulu, saya suka sekali menulis tentang apa saja. Hal-hal remeh dalam kehidupan sehari-hari saya ceritakan ke dalam bentuk tulisan. Kenapa tidak diceritakan secara lisan saja kepada keluarga atau teman? Soalnya saya tidak yakin mereka akan menanggapi cerita saya dengan serius. Mungkin mereka akan melengos dan menganggap cerita saya garing sehingga tidak didengarkan pun tidak apa-apa. Karena itulah saya menulis.

Continue reading

Brahmanto Anindito

Penghobi traveling, futsal dan catur ini memang tidak pernah bisa jauh dari kegiatan baca-tulis. Sejak SD, Brahm sudah gemar membaca buku-buku seperti Lima Sekawan-nya Enid Blyton, Trio Detektif-nya Alfred Hitchcock, STOP-nya Stefan Wolf, dan seri Pilih Sendiri Petualanganmu. Juga cerita-cerita pendek detektif di majalah KawanKu serta rubrik Terka Perkara di majalah Intisari.

Dari ketertarikan akan bacaan-bacaan itulah Brahm mulai menulis. Akan tetapi, bukan tulisan sendiri yang dia buat, melainkan tulisan-tulisan dari apa yang dia baca tersebut. Ya, Brahm dulunya adalah seorang plagiator. Dia menulis ulang bab di novel yang dia baca, menggabung-gabungkan artikel, atau sekadar menulis rangkuman. Hasil “tulisannya” itu kemudian dipamerkan ke teman-teman atau keluarganya sendiri sebagai karyanya. Continue reading

Arti Sebuah Blog

Sejak punya blog sendiri, Cerita Rie, saya jadi agak malas menulis di blog lain. Yah, kadang-kadang saya juga mengirim tulisan ke beberapa blog dan masih menulis di Warung Fiksi. Namun kemalasan itu semakin bertambah seiring dengan seringnya saya meng-update blog sendiri.

Blog merupakan media yang menyenangkan buat saya. Bagaimana tidak, saya bisa mem-posting tulisan kapan saja saya mau, tentang apa saja, sepanjang apa pun. Semua saya yang atur. Continue reading