Nugget Tempe Keju

Kadang-kadang kalau pagi, saya tidak sempat masak buat Kiara. Terutama kalau Kiara membangunkan saya subuh-subuh. Kalau sekadar minta nenen terus tidur lagi, tidak masalah. Tapi kalau Kiara terus melek sampai pagi pukul delapanan, berarti saya tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk bikin sarapan buat dia.

Kalau eyangnya tidak sibuk masak, sehabis dimandikan Kiara saya titipkan pada beliau barang sebentar. Minimal untuk menggoreng tempe sebagai lauk untuk sarapan Kiara. Menu simpel tanpa sayur atau lauk lainnya tidak apa-apalah; yang penting Kiara tidak kelaparan. Saya tidak bisa mengandalkan masakan eyangnya Kiara, soalnya bisa saja mertua saya masak lodeh. Kiara kan belum boleh makan makanan ber-cabai.

Tapi kalau mertua sibuk dan suami juga baru tidur setelah begadang semalaman sehingga tidak bisa menjaga Kiara… bingung deh!

Solusinya, harus ada makanan siap saja. Bukan mi instan ya. Soalnya ini kan buat Kiara. Yang saya butuhkan adalah makanan berbahan segar yang dimasak dalam waktu yang sangat singkat. Telur dadar? Bisa saja. Tapi saya tidak tiap hari punya stok telur ayam di rumah. Apalagi telur ayam kampung.

Ah, kenapa tidak bikin nugget saja? Apalagi di internet kan banyak resep nugget. Rata-rata nugget ayam. Ada juga yang pakai ikan. Saya pernah bikin nugget ayam dan nugget ikan kuniran. Yang pakai ikan rasanya lebih gurih.

Namun kali ini, saya buat nugget yang agak lain. Tidak pakai daging ayam atau ikan, melainkan tempe. Seperti yang kita tahu, tempe gizinya banyak. Penganan dari tempe pun tidak melulu tempe goreng, tempe kering, perkedel tempe. Ada juga bronis tempe. Jadi, kenapa saya tidak bikin nugget tempe saja?

nugget tempe

Bahan-bahannya:
Tempe, haluskan
Wortel, serut
Keju cheddar, parut
Tepung roti/ panir
Telur ayam

Bumbu yang dihaluskan:
Bawang putih
Garam
Merica

Bahan pelapis:
Tepung roti/ panir
Telur, kocok lepas

Cara membuat:
Campur tempe, wortel, keju, tepung roti, telur, serta bumbu yang dihaluskan. Aduk rata.
Masukkan adonan ke dalam mangkok tahan panas dan kukus selama 30 menit.
Keluarkan adonan dari dalam mangkok. Cetak atau potong-potong.
Masukkan potongan nugget ke dalam adonan telur kocok. Gulingkan ke dalam tepung roti.
Nugget bisa langsung digoreng. Kalau mau disimpan untuk waktu yang lama, taruh nugget dalam wadah plastik (kalau bisa jangan ditumpuk) dan simpan dalam kulkas atau freezer. Sampai seminggu, nugget masih bisa dinikmati.

Kalau ada nugget, beres deh! Saya tidak perlu khawatir Kiara bakal kelaparan kalau saya tidak sempat masak. Tinggal ambil nugget dari kulkas, goreng sebentar, Kiara bisa makan deh!

Ngomong-ngomong, untuk resep masakan, saya tidak punya takaran yang jelas. Daging berapa gram, telur berapa butir, bumbu berapa banyak, semua saya sediakan sesuai insting belaka. Cuma kalau mau bikin nugget, tepung rotinya tidak boleh lebih banyak dari daging. Misalnya kalau dagingnya 250-300 gram, tepung rotinya paling-paling dua sendok makan.

Nah, selamat mencoba! Selamat berkreasi membuat masakan batita 🙂

One thought on “Nugget Tempe Keju

  1. Pingback: Memasak | rie yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *