Gadis Pemimpi

Gadis itu tersenyum.

Bukan pada matahari sore.

Bukan pula pada ilalang di sekitarnya.

Gadis itu tersenyum pada langit di belakang matahari.

Pada jingga yang menyebar dan perlahan sirna.

Pada aroma rumput yang menguap ditelan malam.

Pada dunia yang tak mampu kaujamah.

Published by Rie Yanti

I am a writer at Warung Fiksi. Please visit this page to know me more. Don't forget to circle me at Google+.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.